Pameran anime pertama kali diadakan di Jepang pada 21 Desember 1975, dengan nama Comic Market atau lebih dikenal dengan sebutan Comiket. Acara perdana ini berlangsung di gedung Nissho Hall, Toranomon, Tokyo, dan diikuti oleh 32 circle (kelompok kreator doujinshi) serta sekitar 700 pengunjung .
Comiket awalnya diselenggarakan tiga kali setahun mengikuti liburan sekolah di Jepang, yaitu musim semi, musim panas, dan musim dingin. Namun, sejak tahun 1983, pameran musim semi tidak lagi dilaksanakan .
Saat ini, Comiket telah berkembang menjadi pameran doujinshi terbesar di dunia, dengan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu dan pengunjung yang datang dari berbagai negara.
Selain Comiket, pameran anime internasional lainnya yang terkenal adalah Anime Expo yang pertama kali diadakan pada 3–6 Juli 1992 di Red Lion Hotel, San Jose, California. Acara ini diselenggarakan oleh anggota klub anime UC Berkeley dan kemudian berkembang menjadi salah satu konvensi anime terbesar di Amerika Utara .
Di Indonesia, pameran anime pertama kali yang besar adalah Anime Festival Asia (AFA) yang diselenggarakan pada 2012 di Jakarta International Expo. Acara ini berhasil menarik ribuan pengunjung dan menjadi salah satu acara tahunan yang dinantikan oleh penggemar anime di Indonesia .
Secara keseluruhan, pameran anime telah berkembang pesat sejak pertama kali diadakan, menjadi ajang penting bagi penggemar dan kreator untuk berkumpul, berbagi karya, dan merayakan budaya pop Jepang.